*** Padepokan sentinel selama seminggu lebih dalam keadaan kosong tak ada yang menghuni, Imron berada di rumah Pak Liknya. Prayoga sendiri dalam perawatan di rumah sakit Blitar, di depan pintu masuk perguruan ada tiga orang petugas kepolisian yang berjaga, dan dalam sepekan itu ada saja beberapa anggota kepolisian yang datang untuk mengecek ulang TKP. Setelah sepekan berlalu, Prayoga telah diperkenankan untuk pulang ke rumah. Dan yang mengantarkannya adalah Sandi, orang pertama yang menemukan Prayoga dalam keadaan kritis sekaligus melaporkannya pada pihak kepolisian. Kasus masih gelap, belum ditemukan titik terang siapa yang telah melakukan tindakan kejahatan tersebut. Prayoga sendiri mengatakan tak kenal dengan pembunuh, dan soal kopi dengan obat bius itu dia bilang kalau itu dia sen

