*** Sebelum kedatangan Faqih dan Kyai Rahman ke Desa Jengkol. Sore itu seusai berlatih silat di Padepokan Sentinel di bawah pimpinan Eyang Prayoga, Sandi teringat kalau dompetnya itu sepertinya tertinggal di kamar mandi di padepokan sentinel. Karena terburu - buru dia sampai berlaku ceroboh ketika berganti pakaian, dan saat berjalan keluar dari kamar mandi Sandi merasa ada yang terjatuh dari sakunya, namun karena terburu-buru itulah dia tidak mempedulikan suara benda yang terjatuh tersebut. Dan barulah diketahui setelah Sandi sampai rumah, ternyata dompetnya sudah tidak ada lagi di dalam saku celananya. Sandi pun berniat untuk kembali ke Padepokan Sentinel yang mana dia yakin kalau gurunya Eyang Prayoga tentu masih ada di Padepokan tersebut, walau pun murid - murid lainnya jelas sudah

