Percikan Dendam #5

1005 Kata

"Terima kasih atas usaha nenek yang rela bersusah payah untuk menyelamatkanku dari kematianku. Tetapi tentunya lebih baik lagi jika nenek tak ikut campur dengan masalah orang lain. Karena belum tentu orang itu suka dengan bantuan dari nenek." Mendengar apa yang dikatakan oleh Nyai Pamitri nenek tua itu tak memberikan tanggapannya, dia masih sibuk memasak di dalam gua, rupanya gua ini telah menjadi tempat tinggalnya sejak lama. "Kalau begitu, maafkan aku yang sudah setua ini masih suka ikut campur urusan orang lain, tetapi jika kau melakukannya bukan di kawasan milikku maka aku pun takkan ambil peduli, tetapi karena niatmu untuk bunuh diri itu berada di wilayahku, maka adalah kewajibanku untuk mencegah kamu mati di tanahku." "Lantas siapakah nene ini?" "Apakah penting bagimu tentang si

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN