Balkon adalah tempat favorit kedua Meyra setelah kamarnya sejauh ini. Wanita itu betah berlama-lama duduk di kursi bercat putih, menikmati hangatnya cahaya matahari yang mulai meninggi. Ia bersandar pada pagar pembatas, sambil memeriksa email pada ponsel. Maklum saja, Meyra sedang malas membuka laptop. Ketika fokus, mendadak ia merasakan sesuatu yang lembut menyentuh kakinya. Karena terkejut, wanita dengan setelan hitam itu tak sengaja menjatuhkan ponsel dari lantai tempatnya tinggal. Lantai lima. Panik? Tentu. Tapi yang paling ia khawatirkan jika ponsel itu mengenai kepala seseorang. Benda lembut yang menyentuh kulitnya baru saja tak lain adalah Flo. Kucing itu memang jarang bersuara namun sangat suka dimanja. Ia akan menggosokkan kepalanya pada Wanda ataupun Meyra sesuka hati. "Flo

