“Siapa dia?” tanya Ilona setelah semua tamu pulang termasuk Amarta dan Dion. Dion tidak berani membahas Sheila dan Erick, dia tidak tahu harus memulai darimana untuk menjelaskan pada Ilona siapa sebenarnya Sheila. “Rick,” Ilona menyentuh sebelah bahu suaminya. “Tadi siapa?” tanyanya sekali lagi, menatap fokus Erick. Erick menghela napas. “Kalau aku cerita kamu tidak marah kan. Janji?” Erick menatap Ilona seakan meyakinkan diri bahwa setelah dia menceritakan semuanya, Ilona tidak marah. Ilona tidak langsung menjawab tapi dia tahu kalau penjelasan Erick mungkin akan memberi rasa sakit di dadanya mengingat wanita yang datang ke ulang tahun Melodi seakan bukan wanita biasa. Ilona mengangguk setelah jeda yang cukup lama. “Mantan kekasihku dulu.” jawab Erick berusaha mengeluarkan suara bias

