"Peluk aku Vin!" pinta Lania. Tanpa diminta pun, Vino pasti akan memeluk Lania. Pelukan Vino terasa ringan dan hangat, membuat Lania merasa jauh lebih nyaman. Dalam keheningan yang menyisakan isakan tangis pelukan Vino meluluhkan segala keresahan hati Lania. Sama dengan Lania, tubuh Vino juga gemetar. Sekilas Vino kini mulai mengerti kenapa orangtua Lania terlihat jauh lebih menyayangi Vino ketimbang Lania. Alasan kenapa orangtua Lania yang kerap lebih perhatian pada Vino, sering membela Vino dan selalu memperlakukan Vino dengan penuh kehangatan. Semua karena Vino adalah anak kandung mereka. "Jadi itu arti segala kasih sayang yang selama ini mereka tunjukkan padaku!" Dalam pikirannya yang larut, Vino kini mengenali dengan pasti semua perlakuan hangat ayah dan ibu Lania selama ini pad

