Pertemuan Raina dan Reyga

2022 Kata
Matahari mulai menyinari bumi dan sinar matahari telah masuk ke dalam kamar Reyga. Reyga pun me ngerjapkan matanya ia pun terbangun dan segera menuju kamar mandi dan bersiap untuk pergi ke kantor seperti biasanya. Setelah selesai berkemas dan rapi, Reyga turun ke bawah dan menuju meja makan. dilihatnya para body guard dan pelayan yang berjaga di sepanjang Mancion itu menunduk dan mengucapkan selamat pagi kepada tuan mereka. "Selamat pagi tuan " ( ucap salah salah satu bodyguard ) " Selamat pagi tuan " ( ucap para pelayan ) " Pagi " ( ucap Reyga tersenyum ramah) " Pagi Bi " ( ucap Reyga kepada Bi Meli yang sudah dianggap sebagai orang tua nya sendiri ) " Pagi tuan bagaimana kabar tuan pagi ini " ( ucap Bi Meli menanyakan kepada tuannya ) Ia hanya memastikan bahwa tuannya dalam keadaan baik - baik saja. " Saya baik bi " " Bagaimana kabar bibi pagi ini " " saya baik tuan " Begitulah kebiasaan Reyga kepada pelayan yang ada di Mancion nya itu. Reyga terkenal sangat baik kepada mereka. Para pelayan dan bodyguard sudah ia anggap sebagai keluarga nya sendiri. Walaupun Reyga merupakan pria kaya raya, tetapi Reyga tak pernah lupa akan sopan santun yang harus ia jaga kepada orang lain, terutama kepada orang yang lebih tua darinya. Hal itu yang membuat Reyga banyak dikagumi oleh kaum wanita selain tampan ,dia kaya raya dan sangat sopan kepada orang lain. Banyak pengusaha yang ingin mendekatkan Reyga dengan anak gadis mereka, tetapi dari sekian banyak gadis yang ia kenal belum ada satupun yang dapat merebut hatinya. Setelah selesai sarapan dia pun berangkat menuju kantor dengan mobil berwarna hitam yang ia kendarai sendiri. *-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-* Disi lain terlihat wanita yang sedang bersiap untuk bekerja , ia pun segera memakai pakaian berwarna abu - abu dan rok hitam dengan rambut terurai membuat nya semakin cantik. Siapa lagi kalau bukan Raina. Hari ini adalah hari pertama Reina bekerja di perusahaan. Reina sangat semangat dan tak sabar ingin segera bekerja di perusahaan itu. Tetapi sebelum berangkat Reina menyempatkan waktunya untuk sarapan. Reina sarapan dengan semangkok bubur instan dan segelas s**u coklat hangat sudah cukup untuk sarapannya. Selesai sarapan Raina pun segera berangkat menggunakan ojek online yang sudah ia pesan tadi. Sesampainya di depan kantor, Raina langsung masuk dan menuju lobi yang berada di depan. Dilihatnya seorang perempuan yang sedang duduk di kursinya. Raina pun menghampiri staf itu " Permisi mbak nama saya Raina, saya staf baru di bidang ilmu komunikasi " " Oh mbak Raina ya. mati saya antar menuju ruangan pak Presdir " ( ucap Agustin " " Baik mbak " Tetapi sebelum Agustin hendak mengantarkan Raina menuju ruangan Presdir , tiba - tiba datang seorang perempuan yang bernama Tiara. Tiara merupakan sekretaris pribadi Reyga yang sudah lama bekerja dengan Reyga. " Mbak Raina ya ? " ( ucap Tiara dengan senyum ramahnya dan mengulurkan tangan nya kepada Raina) " Iya mbak saya Raina " ( Jawab Raina sembari tersenyum dan membalas menjabat tangan Tiara ) " Sudah Agustin biar saya saja yang mengantarkan mbak Raina " " Baik Bu " ( ucap Agustin menganggukkan kepalanya ) " Mari saya antar ke ruangan pak Presdir " Tiara pun mengantarkan Raina menuju ruangan Presdir mereka yang berada di pojok ruangan itu. Sesampainya di depan ruangan Presdir Tiara mengetuk pintu tersebut " Tok...tok..." " Masuk " ( ucap seseorang yang berada di dalam ) " Permisi pak saya mengantarkan staf baru yang akan bekerjasama dengan perusaahan kita beliau dari devisi komunikasi pak " " Persilahkan dia masuk " ( ucap Reyga yang masih fokus dengan berkas - berkas yang menumpuk ) " Silahkan masuk nona " Raina pun segera masuk dan langsung memberikan ucapan selamat pagi dan memperkenalkan diri " Selamat pagi pak. Nama saya Raina umur saya 25 tahun, saya dari jurusan ilmu komunikasi " Mendengar suara dari Raina Reyga pun langsung terpukau dengan suara dari Raina dan paras wajah Raina yang sangat cantik , rambut panjang , tubuh putih dan senyumannya sangat memabukkan mengingatkannya pada almarhumah sang mama.Mama Reyga meninggal disaat Reyga berumur 5 tahun dikarenakan kecelakaan pesawat yang ia tumpangi bersama sang papa dan seluruh awak pesawat meninggal dan tidak ada yang bisa diselamatkan. Saat itu Reyga tinggal bersama kakek dan nenek nya. Andai mama masih ada pasti aku sangat bahagia. Ma Reyga kangen ma. mama yang tenang ya di sana. Melihat Presdir terlihat melamun Raina pun segera memanggil nya " Pak apa bapak baik - baik saja ?" ( tanya Raina ) " Pak apa bapak baik - baik saja ( pertanyaan diajukan kembali oleh Tiara) Reyga pun segera tersadar dari lamunannya. " Eh iya sorry sorry. saya tidak apa - apa " " Ok nona Raina bisa sedikit cerita pengalaman kerja apa yang sudah anda dapat selama ini " " Baik pak saya alumni mahasiswa ilmu komunikasi, dan saya pernah magang sewaktu di perkuliahan saya dulu ,dan setelah saya lulus dari kuliah saya pernah bekerja di salah satu perusahaan yang terkenal di Bandung selama 1 tahun pak " " Lalu dilihat dari surat lamaran kerja mu dan beberapa rekam jejak kerja mu saya rasa anda sudah ahli dalam bidang ini , dan saya rasa tidak perlu terlalu banyak saya bertanya " " Selamat anda saya terima di perusahaan kami ( ucap Reyga seraya berdiri dan menjabat tangan Raina ) Mendengar ia diterima di perusahaan ini Raina sangat senang sekali dan menjabat tangan Reyga seraya berkata dengan antusias " Terimakasih pak terimakasih banyak. Saya janji akan bekerja semaksimal mungkin dan saya pastikan bapak tidak akan mengeluh atas kinerja saya" " Sekali lagi terimakasih pak " Ucap Raina yang tak henti - hentinya berterima kasih. Rasanya dia ingin berteriak dan loncat - loncat kegirangan. Melihat Raina yang sangat bahagia Reyga pun tersenyum bahagia. Senyuman Raina sangat mirip dengan senyuman sang mama dan itu merasa membuatnya seperti sedang membahagiakan mama nya saat ini. " Baiklah kau boleh bekerja mulai hari ini " " Tiara tolong kau antar kan nona Raina ke ruangan kerjanya " ( perintah Reyga kepada sekretarisnya yang sedari tadi masih menunggunya ) " Baik pak saya permisi " " Ayo nona saya antar kan keruangan baru nona " " Permisi pak " ( ucap Raina sebelum pergi ) Reyga menganggukkan kepalanya dan masih tersenyum dan pastinya tidak menyangka ada gadis cantik, dan sangat mirip dengan almarhumah mamanya. Hal itu sedikit mengobati rasa rindu yang selama ini dia pendam kepada sang mama. Raina dan Tiara menuju ruangan tempat Raina bekerja.Ruangan tersebut jadi satu dengan staf staf yang lain membuat Raina merasa senang karena ia tidak perlu sendirian dan bisa berkenalan dengan teman satu devisinya. " Nona ini tempat kerja anda " " Baiklah nona mbak makasih ya " "Sama - sama kalau begitu saya permisi dulu " " Selamat bekerja nona Fighting" semangat... ucap Tiara memberikan semangat kepada Raina " Oke mbak semangat juga kerja nya" " O iya panggil aku Raina aja nggakpapa tidak usah nona biar lebih akrab gitu hehe... " " Oke siap aku kerja dulu ya bye " ( Ucap Tiara melambaikan tangannya kepada Raina ) Karakter Tiara yang humble memudahkan dia untuk akrab ke semua orang. Wajar saja jika Tiara memiliki teman banyak disana. Tidak teras waktu sudah menunjukkan pukul 5 sore para staf pun bersiap siap untuk pulang ke rumah masing - masing. Tak terkecuali Raina yang juga bersiap - siap untuk pulang. Raina pun berjalan menuju lobi dan dia kembali ketemu Tiara yang sedang duduk sendirian. Raina pun menghampirinya " Hayo lagi ngapain " ( ucap Raina sambil memegang pundak Tiara ) Tiara yang kaget sontak saja langsung menoleh siap orang yang sedang berbicara kepadanya " Eh kamu na aku pikir siapa bikin kaget aja " ( ucap Tiara sambil memegangi d**a nya akibat terkejut ) " Ini aku lagi nunggu sepupu aku katanya mau jemput aku tapi kok belum Dateng ya " " Sepupu kamu cewe opo cowo ?"( Tanya Raina) " Cowo kenapa memangnya na?" ( tanya Tiara bingung ) " Hmmm... sepupu apa pacar " " Cie... " ( Ucap Raina ambil tertawa ) " Apaan sih kamu tu sepupu beneran sepupu " ( Jawab Tiara dengan wajah yang bersemu merah ) " Kok mukanya merah gitu " " Kamu tambah lucu deh kalo lagi malu gini " ( Ucap Raina yang sedari tadi menggoda teman baru nya itu ) " Sepupu beneran suerr deh " ( ucap Tiara sambil mengangkat kedua jarinya ) Tak lama setelah itu sepupu dari Tiara pun sampai. Tiara pun langsung menghampirinya dan pamit dengan Raina " Eh Raina aku balik dulu ya sepupu aku udah sampai tu " ( Menunjuk ke arah seseorang yang berpakaian celana hitam, jaket merah,dan helm Titan itu dengan menggunakan motor Vario) " Oh ya udah kamu hati - hati ya dijalan" ( Ucap Raina) " Iya kamu juga hati - hati nanti yahh... bye na ( Ucap Tiara ) "Bye " 10 menit kemudian ojol yang dipesan Raina pun akhirnya sampai dia pun segera menghampiri ojol tersebut. " Mbak Raina ya ? ( tanya bapak itu ) " iya pak " ( Raina pun menjawab ) " Sesuai aplikasi ya mbak " " Iya pak " Sesampainya di rumah Raina pun langsung bersih - bersih rumah dan membersihkan diri. Setelah membersihkan diri Raina pun berbaring di tempat tidurnya " Huffttt.... hari ini melelahkan sekali " " Begitu banyak tugas yang kudapat hari ini " " krutuk... krutuk.." Perut Raina berbunyi dia lupa kalau dia belum makan malam Raina pun melangkahkan kaki ke meja makan untuk melihat makanan apa yang ada. Dibukanya tudung saji itu dan dilihatnya cuma satu piring kosong dan segelas air putih saja " Astaga Raina kapan kamu ini pintarnya, kenapa tadi padi aku tidak masak saja !!!! Kan jadi nggak ada makanan sekarang dodolnya kamu ini nggak kelar kelar !!! Begitu lah kira nya umpatan yang Raina berikan kepada dirinya sendiri. Tiba - tiba terdengar suar bel berbunyi dari Rumah Raina. Raina pun segera membukakan pintunya dan dilihatnya seorang Abang ojol yang sedang mengantarkan makanan untuknya. " Perasaan aku tadi nggak mesan makanan kok ada yang ngirim ?" ( ocehan Raina yang tidak terdengar jelas oleh Abang ojol tersebut ) " Mbak Raina ya ? " ( tanya Abang ojol tersebut ) " Iya saya sendiri. Siapa yang mesan makanan ya mas ? perasaan tadi saya nggak mesan makanan "( tanya Raina bingung ) " Ini pesanan makanan atas nama Mas Aditya mbak yang ditujukan kepada mbk Raina " ( Ucap ojol itu sembari menyodorkan makanan yang ia bawa ) Mendengar ucapan dari mas ojol Raina pun jadi senyum - senyum sendiri.Hingga tak sadar ada sepasang bola mata yang sedari tadi melihatnya dan membuyarkan lamunannya " Mbak? mbak nggakpapa ? " ( tanya mas ojol ) " Eh iya mas maaf saya kurang fokus hehehe.... oiya ini berapa jadi totalnya mas ? " ( Ucap Raina sembari mengambil selembar uang kertas dan mengambil makanannya) " Tidak usah mbak semua makanan dan biayanya sudah dibayarkan sama mas Adit nya " " Lalu begitu saya permisi dulu mbak permisi " ( Ojol pun hendak berlalu pergi ) " Oh iya mas makasih ya " " Iya mbak sama - sama " Mendapat perlakukan manis dari sang kekasih Raina pun langsung senyum - senyum sendiri dan dia merasa rasa lelah yang dia rasakan hilang seketika saat mendapatkan makanan dari sang pujaan hati dan didalamnya bertuliskan " Hai sayang bagaimana tadi pasti capek ya " " Maaf ya untuk hari ini dan beberapa hari kedepannya aku nggak bisa ketemu kamu dulu " " Aku ada tugas dari bos aku harus keluar kota selama seminggu ,kamu baik - baik ya di rumah " " Jangan bandel " " Aku udah pesanin makan dan minuman kesukaan kamu kamu makan ya aku tahu kamu pasti lapar kan sekarang ? " " Dihabisin ya sayang makan yang banyak aku nggak mau kamu sakit " " I love you sayang " Raina pun tersenyum dan segera membuka makanan dan minuman yang telah dipesan oleh Adit. Terdapat nasi goreng seafood dan Boba adalah makanan dan minuman kesukaan Reina. Reina pun langsung menyantap makanan dan minuman itu sampai habis, dan dia pun tertidur akibat kekenyangan.
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN