Ketertarikan Reyga pada Raina

727 Kata
Pagi ini matahari bersinar cerah dengan cahaya yang mulai menembus kamar, Reyga pun segera terbangun dari tidurnya. "Selamat pagi dunia " ( ucap Reyga seperti biasanya setelah bangun tidur ) Reyga pun mengucek kedua matanya dan sedikit meregangkan otot - otot nya. Dia pun segera melangkahkan kakinya menuju kamar mandi untuk membersihkan diri. Setelah selesai bersiap Reyga pun segera turun dan menuju ruang makan. " selamat pagi Bi " ( Sapaan Reyga kepada pelayan bernama bi Meli ) " Selamat pagi tuan " ( balas Bu meli ) Reyga pun segera mengambil sepiring nasi goreng dengan telur setengah matang dan segelas air putih untuk sarapannya. Setelah menyelesaikan sarapannya Reyga pun langsung berangkat menuju kantor dengan sopir yang mengantarkan Reyga menggunakan mobil pribadinya. Di tengah perjalanan Reyga terlihat senyum - senyum sendiri hal itu yang membuat pak Malik selaku supir pribadinya melihat raut wajah tuannya yang bahagia pun ikut bahagia. " Apa tuan sedang baik - baik saja ? " tanya pak Malik "ya saya baik - baik saja pak " " Apa aku mulai jatuh cinta padanya ?" ( Reyga membatin ) Setelah sampai di Kantor Reyga pun melangkahkan kaki nya menuju ruangannya.Ditengah - tengah perjalannya tiba - tiba.... Bruuaakkk..... Reyga pun tak sengaja menabrak seseorang wanita. Wanita yang sedari tadi sedang menari - nari didalam pikirannya. " Aduhhh.... " Raina pun terjatuh di lantai buku - buku yang dibawa Raina pun terjatuh berhamburan. Melihat itu Reyga dan Raina pun segera membereskan tumbukan buku yang terjatuh tadi.Disaat ingin mengambil buku itu Reyga pun tidak sengaja menyentuh tangan Reina hingga mereka berdua saling menatap " Ya Allah cantik sekali wanita ini " " Mengapa perasaan ku jadi tidak karuan seperti ini " " Apa aku mulai mencintainya ? " (batin Reyga yang sedari tadi menatap lekat pemilik wajah cantik itu ") Disaat asyik melamun. Raina pun segera menyadarkan atasannya itu " Apa bapak baik - baik saja ? " ( tanya Raina membuyarkan lamunannya atasannya itu ) " Oh iya saya baik - baik saja Raina " ( Ucap Reyga tersadar dari lamunannya ) " Apa kau tidak apa - apa ? " ( tanya Reyga ) Mendengar sang atasan bertanya dengan nada panik Raina pun segera berdiri dan menjawab " Saya tidak apa - apa pak " " Maaf saya tadi tidak melihat jalan sehingga saya menabrak bapak " ( Ucap Raina ) " Tidak Raina saya yang salah karena saya tidak fokus ini tadi " (jawab Reyga ) " Tidak apa - apa pak, kalau begitu saya permisi ke ruangan saya pak " Raina pun segera bergegas menuju ruangannya dan meninggalkan Reyga sendiri Di ruangan Reyga yang tengah sibuk menatap laptop dan setumpuk berkas berkas yang harus diselesaikan Tiba - tiba terdengar suara pintu diketuk tok..tok... "Masuk" ( ucap Reyga ) "Pagi tuan saya hanya mengingatkan bahwa nanti setelah makan siang anda ada jadwal pertemuan dengan kolega bisnis " ( Ucap Brian yang merupakan sekretaris pribadi Reyga ) "Baiklah" " Dimana kita akan bertemu dengan klien itu " " Di kafe dekat kantor tuan " " Baiklah kau siapkan saja berkas - berkasnya " " Baik tuan saya permisi dulu tuan " Brian pun segera menuju ruangannya dan mempersiapkan apa saja yang dibutuhkan sewaktu meeting nanti " Brian apa aku boleh bertanya sesuatu kepadamu " (Ucap Reyga ) "Boleh tuan memangnya tuan ingin bertanya apa ? " " Apa kau pernah jatuh cinta ? " "pernah tuan" (brian pun membalas) "Kalau begitu coba kau jelaskan padaku apa saja yang disukai oleh wanita" "biasanya tuan wanita itu menyukai hal-hal yang sangat romantis seperti contohnya bunga puisi atau cincin "(ucap Brian ) "baiklah kalau begitu terima kasih untuk sarannya" "Baiklah" " Dimana kita akan bertemu dengan klien itu " " Di kafe dekat kantor tuan " " Baiklah kau siapkan saja berkas - berkasnya " " Baik tuan saya permisi dulu tuan " Brian pun segera menuju ruangannya dan mempersiapkan apa saja yang dibutuhkan sewaktu meeting nanti Setelah menyelesaikan meeting ya Reyga pun segera memikirkan perkataan Brian tadi. "Sepertinya aku harus memberikannya sesuatu tapi apa ya ? " ( Reyga pun berfikir ) Kemudian terlintas dalam benaknya dan ia mendapatkan ide yang cukup bagus " Ya itu saja " ( Ucap Reyga dan segera mengambil ponselnya untuk menelepon seseorang ) " Halo tolong siapkan 1 meja untukku jam 7 malam nanti ditempat biasa " " Baik tuan "
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN