Jalinan Kerjasama

1144 Kata
Terlihat seorang laki laki tampan sedang duduk di kursi kebanggaannya dia adalah Adit. Adit merupakan CEO sekaligus pemilik dari perusahaan PT Perkasa Grup. Adit berhasil membangun bisnisnya yang ia rintis sendiri tanpa bantuan dari kedua almarhum orang tuanya, kini Adit sedang berkutat pada laptop dan juga berkas - berkas di meja kantornya. Sedari tadi dia sibuk sehingga dia mengabaikan pesan singkat dari Anita. Tiba - tiba suara ketukan pintu terdengar dan membuyarkan fokus nya. " Masuk " Ucap Adit " Permisi pak ini berkas - berkas yang bapak minta " Ucap Nadia. " Saya juga mau mengingatkan bahwa setelah makan siang nanti bapak ada meeting dengan pemilik dari PT Angkasa Grup pak" Nadia merupakan sekretaris pribadi Adit.Gadis dengan penampilan seksi. Dia juga gadis yang sangat pintar dan cantik.Banyak laki - laki yang menginginkannya untuk menjadi seorang kekasih dan bahkan ada juga yang ingin menjadikannya seorang istri.Tetapi Nadia tetaplah Nadia. Gadis itu ingin lelaki yang notabene memiliki kekuasaan yang tinggi seperti Aditya.Nadia sudah mengenal Adit sejak setahun yang lalu dan dia tak lain dan tak bukan adalah wanita simpanan Adit. Adit yang melihat langsung tersenyum licik menatap Nadia. " Tidak usah terlalu formal gini dong kan kita hanya berdua " " Hmm... ya nggakpapa biar yang lain nggak curiga aja " Nadia pun langsung berjalan menuju kursi Aditya dan langsung duduk dipangkuan sang kekasih berkedok bos itu. " Sayang... " Ucap Nadia manja " Hmm... apa sayang " balas Adit sembari menciumi rambut panjang Nadia " Aku kangen tahu.Kamu akhir-akhir ini sibuk terus " " Kan setiap hari kita udah ketemu sayang apa masih kurang hmm..." " Aku ingin selalu bersamamu" "Iya aku akan selalu bersamamu sayang " ucap Adit sembari menyentuh pipi Nadia "Sayang nanti malam kita dinner yuk ". Ucap Nadia yang sedang bersandar di d**a bidang Aditya " Dinner...? " " Iya udah lama kan kita tidak menghabiskan waktu bersama, mau ya ? " Adit pun berpikir sejenak ia teringat bahwa dia ada janji dengan Anita untuk makan malam " Jangan malam ini ya besok saja bagaimana ? "tawar Adit " hisshh pasti jawabannya gitu.ayolah sayang malam ini saja ya please " Ucap Nadia menawar " Maaf sayang aku nggak bisa aku ada janji dengan adik sepupu aku kasihan dong kalau aku batalin " " Aku janji deh besok malam kita dinner di tempat restoran favorit kamu, aku juga akan menginap deh di apartemen kamu bagaimana mau ya " bujuk Adit Mendengar perkataan Adit, mata Nadia pun berbinar dan menyunggingkan senyumannya " Bener ya besok malam " ucap Nadia " Iya aku janji " " I Love you honey " " I Love you so much honey " " Baiklah kalau begitu aku akan menunggumu besok malam jam 7 jangan sampai telat " " Baiklah kalau begitu aku akan menjemput mu baby " "Sudah ayo, sekarang kita makan siang bersama dan nanti kau ikut dengan ku saja menemui clien itu " " Baiklah sayang " Tak terasa waktu makan siang pun tiba.Setelah makan siang kini tibalah saatnya Adit bertemu dengan klien itu . Adit pun segera menuju di PT Angkasa Grup bersama sekretarisnya itu. Sesampainya di perusahaan itu Adit menunggu di ruang rapat. Tidak lama setelah itu Reyga Pemilik PT. Angkasa Grup itu datang untuk menyambutnya. " Selamat siang pak bagaimana kabar bapak hari ini ? " tanya Reyga menyambut kedatangan Aditya " Alhamdulillah baik, bagaimana kabar bapak hari ini ? " Ucap Adit " Seperti yang anda liat saya baik. Baiklah silahkan duduk " Ucap Reyga mempersilahkan Adit untuk duduk . " Untuk kesepakatan Minggu lalu apakah kita bisa menjalin kerjasama ini ? " " Kalau saya sih berharap bisa menjalin kerjasama ini sesuai kesepakatan Minggu lalu dan kalau bisa lebih cepat lebih baik " Ucap Reyga. " Iya saya rasa juga begitu " Setelah kurang lebih satu jam mereka mendiskusikan tentang kerjasama rapat pun di akhiri dan Adit pun pamit untuk undur diri dari perusahaan tersebut. " Baiklah kalau begitu saya pamit undur diri pak semoga kerjasama ini berjalan dengan baik " Ucap Adit " Baik pak Adit senang bisa bekerjasama dengan anda " Disaat Adit ingin beranjak pergi tiba - tiba ia tidak sengaja melihat foto Raina yang berada di ponsel Reyga.Adit yang melihat itu pun mulai bertanya " Apa aku tidak salah lihat ? Raina ?" Batinnya Adit pun bertanya kepada Reyga " Apa itu foto istrimu ? " tanya Adit tiba - tiba " Oh ini iya ini foto istriku dia sedang mengandung buah hati kami " degg.... Mendengar pernyataan itu membuat Adit terdiam.Kemudian pikiran licik terbesit dalam pikirannya " Kalau begitu tujuan ku akan lebih mudah untuk mengambil alih perusahaan ini " batin Adit " Baiklah kalau begitu saya permisi dulu pak. Selamat siang " ucap Adit " Baik terimakasih dan selamat siang " *-*-*-*--*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-* Pukul 7 malam Adit dan Anita sedang berada di restoran dan sedang menyantap makanan di hadapan mereka. "Sayang jangan cemberut terus dong " Adit terus saja berbicara kepada Anita tetapi si empunya tidak juga mau berbicara " Ayo lah sayang maafin aku, bukan maksud aku tidak memperdulikan mu hanya saja aku sedikit sibuk hari ini" " Sayang liat aku ada sesuatu untukmu" " Apa itu ? " tanya Anita ketus " Tutup matamu dulu " Anita pun menutup matanya, dan Adit pun segera mengeluarkan kalung dari dalam sakunya " Buka matamu " Anita pun membuka matanya dan dilihatnya sebuah kalung berbentuk love " Wah sayang indah sekali ini untukku ?" " Iya dong kalung yang cantik untuk gadis yang paling cantik yang aku miliki " Ucap Adit dengan rayuannya Pria itu terus memberikan rayuan kepada setiap wanita tak terkecuali Anita, dan sialnya Anita selalu saja percaya akan rayuan itu. Setelah menikmati waktu bersama tidak terasa waktu sudah menunjukkan pukul 10 malam Adit pun mengantarkan Anita untuk menuju Mancion milik Anita. Sesampai Mancion... "Sayang ayo masuk " ucap Anita kepada Adit " Baiklah " " Sayang jangan kemana - mana ya,malam ini kau menginap disini saja bagaimana ? ya mau ya ?" " Tapi sayang " " Sayang ayolah please " " Baiklah kalau tuan putri memaksa malam ini aku akan menginap disini apa kau senang ? " " Nah gitu dong makasih sayang " " sama - sama sayang " Adit dan Anita pun segera menuju kamar Anita.Setelah sampai kamar Adit pun membaringkan tubuh nya ke kasur Anita. " Hah rasanya nyaman sekali " ucap Adit "Sayang sebentar ya aku ganti baju dulu " Tidak beberapa lama Anita pun keluar dengan menggunakan pakaian piyama merah "Sayang kamu nggak ganti baju dulu ? " " Aku tidak ada baju sayang " "Ini ganti bajumu apa kau lupa pakaian mu ketinggalan disini " " Oh iya aku lupa baiklah aku ganti baju dulu " Setelah selesai mengganti pakaiannya, Adit pun beranjak ke kasur Anita, pria itu segera memeluk sang kekasih dan mencium bibir merah Anita.Keduanya menghabiskan malam mereka dengan saling memberikan kasih sayang.
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN