Terlihat seorang wanita bertubuh putih cantik dan seksi sedang bersantai di Mancion miliknya ia adalah Anita. Anita merupakan seorang model terkenal di Kota Jakarta sangat dipuja - puja oleh kaum Adam atas kecantikannya. Disaat asyik menikmati hari liburnya tiba - tiba seseorang datang sembari memeluknya dari belakang.
" Hai sayang " Ucap seorang pria itu
Ia pun tau siapa pemilik suara bariton itu ia adalah Aditya sang pujaan hatinya.
" Hai juga sayang kenapa baru kemari?" ucap nya sembari memeluk Adit.
" Maaf ya aku baru datang kemari aku sibuk akhir - akhir ini sayang , perusahaan ku sedang melakukan inovasi jadi aku harus mengurusinya "
Perusahaan Aditya merupakan perusahaan yang bergerak di bidang properti dan perusahaan itu telah menempati peringkat ke dua di Kota Jakarta.
" Aku rindu sayang " Ucap Anita
" Sama aku juga,emm... sayang habis ini keluar ikut aku yuk kita akan liburan"
" Liburan ? "
" Iya kita liburan, bukankah libur mu masih lama kan ? "
" Iya sayang mungkin Minggu depan aku ada pekerjaan lagi "
" Bagus kalau begitu jadi aku bisa lebih lama menghabiskan waktu bersamamu "
" Gimana kalau kita ke Bali sayang, apa kau mau ? " Ucap Aditya
" Bali...? Iya sayang aku mau "
" Baiklah bersiaplah kalau begitu aku tunggu disini ya " Ucap Adit sembari mengusap kepala Anita
Disaat Adit menunggu sang kekasih untuk bersiap dia mendapat telepon dari seseorang
" Halo "
" Iya aku tak lama mungkin hanya beberapa hari saja "
" Aku ada pekerjaan penting di Bali sayang "
" Udah ya nanti aku hubungi lagi "
Tiba - tiba dari belakang nampak Anita yang menghampiri Adit
" Siapa sayang ? " tanyanya dengan raut wajah masam
" Bukan siapa - siapa kok "
" Nggak usah bohong aku dengar tadi kamu manggil sayang, dia siapa? "
" Kamu nggak macam - macam kan ? " tanya Anita dengan penuh selidik
" Oh itu.. itu..emm... bukan siapa - siapa kok " ucap Adit terbata - bata
" Itu tadi cuma adik sepupu aku yang ada di Singapore "
" Tapi kenapa manggilnya sayang ? "
" Sayang hei... jangan marah dulu kamu itu salah paham dia itu cuma sepupu aku "
" Dia lagi kuliah di Singapore dan seperti kau tau kedua orang tuanya kan telah meninggal dan dia kan tidak punya saudara terus aku yang mengurusnya dari kecil sampai sekarang "
" Aku manggil dia sayang itu cuma sebatas saudara sayang jadi kau jangan cemburu ya " Ucap nya panjang lebar
" Benar ya "
" Iya sayang aku janji "
" Baiklah aku percaya padamu "
" Semoga itu benar sayang tapi akhir - akhir ini perasaan ku tidak enak seperti akan ada sesuatu yang akan menimpa diriku " batin Anita
" Semuanya sudah siap ? " tanya Adit
" Sudah sayang "
" Oke kalau begitu kita berangkat sekarang "
Mereka sangat menikmati waktu bersama dengan berlibur ke Pulau Dewata untuk beberapa hari. Sesampainya di Bali mereka menuju hotel dimana hotel tersebut sudah dipesan Aditya.
" Sayang aku mandi dulu ya " Ucap Anita
" Baiklah aku juga akan membersihkan tubuhku "
Setelah selesai bersiap mereka pun menuju meja makan yang sudah dipesan Aditya.
" Sayang duduklah " ucap Adit
" Terimakasih sayang "
Seorang pelayan datang menghampiri keduanya dan memberikan menu untuk mereka
" Silahkan tuan mau pesan apa "
" Kau ingin makan apa ? " tanya Adit
" Pasta saja dengan segelas lemon tea"
" Baiklah mbak 2 pasta carbonara dan 2 gelas lemon tea ya "
" Baik tuan mohon ditunggu "
Tak lama pesanan mereka pun sampai akan tetapi pelayan itu tidak sengaja menumpahkan minuman tersebut ke baju Anita
" Akhh... apa kau buta liat bajuku jadi basah " ucap Anita
" Maaf nona saya tidak sengaja " ucap Pelayan itu
" Apa kau bilang tidak sengaja kau sudah merusak gaun ku "
" Sayang gaun ku jadi basah ini semua gara gara pelayan itu " rengek Anita
" Hei sayang dia tidak sengaja kenapa kau marah sekali "
" Sudah mbak tidak apa - apa tolong letakkan saja makanan dan tolong diganti ya minumannya "
" Baik tuan "
Pelayan itu segera meletakkan makanan dan menuju dapur untuk mengganti minuman itu dan memberikannya yang baru
" Sayang jangan cemberut dong "
" Aku masih sebel sayang sama pelayan itu bajuku jadi kotor kan gara - gara dia "
" sebentar sayang aku ke toilet dulu untuk membersihkannya "
" Baiklah aku tunggu disini "
Anita pun menuju ke toilet untuk membersihkan pakaiannya. Setelah selesai Anita menuju tempat Adit duduk.
Tak lama setelah itu pesanan yang dipesan Adit dan Anita telah sampai.Mereka pun menikmati makan malam mereka.
" Sayang besok kita ke pantai Kuta yuk" Ajak Anita
" Boleh kemanapun kamu minta pasti aku turuti "
" Aku sayang benget sama kamu sayang jangan tinggalin aku ya aku nggak mau ada wanita lain selain aku di hati kamu sayang. Aku juga aku nggak mau wanita yang beberapa bulan lalu menghampirimu itu datang mengganggu kita sayang " ucap Anita
" Tidak sayang kan aku sudah bilang dia itu hanya terobsesi dengan aku lagian aku juga tidak menginginkannya kok, dia itu masa lalu aku dan kamu masa depan aku " Ucap Adit mencium tangan Anita.
" Janji ya " Ucap Anita menautkan jari kelingkingnya ke tangan Adit.
" Janji sayang "
*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*
Pagi ini Adit maupun Anita sudah siap untuk berkeliling di Pulau Dewata itu. Adit pun menyewa satu mobil untuk ia kendarai bersama Anita.
Tempat yang pertama ia kunjungi adalah Tanah Lot. Tanah Lot merupakan Pura atau tempat persembahyangan umat Hindu. Pura tersebut juga sering dijadikan salah satu alternatif bagi pengunjung untuk menikmati liburan, tak terkecuali sepasang sejoli yang sedang dimabuk asmara, siapa lagi kalau bukan Anita dan Aditya. Keduanya sedang menikmati liburan mereka dengan penuh bahagia.
" Sayang tolong foto kan aku disini dong " Ucap Anita
" Oke sini aku fotoin "
Adit pun segera memotret Anita. Anita terlihat begitu cantik dengan dress berwana pink dengan motif bunga dan tak lupa topi bundar yang ia kenakan membuatnya terlihat begitu cantik.
" Cantik " Puji Aditya kepada sang kekasih
" Makasih sayang " Jawab Anita dengan wajah bersemu merah
" Sayang ayo kita Selfi "
Anita pun segera mengambil gambar dirinya dan Adit. Mereka terlihat sangat serasi dan terlihat seperti sepasang suami istri yang yang sedang berbulan madu, tiba - tiba terdengar bunyi telepon dari ponsel Adit
drtt...drtt...
" Siapa sayang " kepo Anita
" Bukan siapa - siapa sayang "
Adit pun menolak panggilan itu, tak lama setelah itu bunyi ponsel pun terdengar lagi dan itu membuat Anita menjadi semakin penasaran.
" Siapa sih ganggu aja apa dia sekretaris kamu sayang ? "
" Bukan siapa - siapa sayang aku nggak kenal biarkan saja, udah yuk kita kembali ke hotel " Ajak Aditya
Anita hanya mengangguk lalu Adit menggandeng bahu Anita untuk menuju hotel.
Sesampainya di hotel Adit maupun Anita langsung menuju kamar mereka masing - masing untuk membersihkan diri.
" Sayang aku bersih - bersih dulu ya badan aku lengket semua "
" Iya sayang nanti langsung ketemu di restoran hotel ya, aku tunggu kamu di sana " ucap Adit mencium bibir Anita.
" Iya sayang "
Anita pun langsung masuk kemar nya begitu pula Aditya yang sedari tadi mendapat panggilan dari seseorang.
" Halo, kenapa kamu nelpon terus sih? aku kan lagi sibuk tadi "
" ...."
" Aku nggak akan lupain kamu apalagi ninggalin kamu "
"....."
" Iya aku janji sayang, udah ya aku tutup telfon nya aku masih ada urusan dengan clien "
"...."
" Oke jaga diri baik - baik "
Adit pun mematikan sambungan dari ponsel nya itu. Pria itu merebahkan dirinya di atas kasur dan memejamkan matanya.
" Lelah sekali rasanya " ucap Adit yang bermonolog sendiri dan masih memejamkan matanya
" Lebih baik aku membersihkan diriku terlebih dahulu "
Setelah selesai membersihkan diri Adit pun bersiap dan menuju kamar Anita yang kebetulan berhadapan dengan kamarnya.
tok...tok...
" Sayang boleh aku masuk ? "
Anita pun segera membuka pintu tersebut dan mempersilahkan Adit untuk memasuki kamarnya
Dilihatnya gadis cantik yang berpakaian dress berwana merah itu dan rambutnya yang tergerai membuatnya semakin cantik dan menawan. Adit yang melihat tubuh itu dari bawah hingga atas dan itu membuatnya sulit untuk menelan silva nya.
" Sayang bagaimana penampilanku ? " tanya Anita
" Malam ini kau begitu cantik sayang"
" Terimakasih, udah yuk kita makan malam "
" Oke let's go " Adit pun segera menggandeng tangan Anita dan mereka menuju restoran tersebut untuk makan malam dan menghabiskan waktu hingga tak terasa malam pun mulai larut.