Pergi

2142 Kata

Eveline mengantarkan Ane pulang sekitar pukul delapan malam. Mayang menemuinya sebentar dan mengulas senyum tipis sebelum membawa Ane yang kelelahan masuk. Mayang sengaja tidak berpesan apa pun mengenai jam berapa Ane harus pulang ketika Eveline menjemput gadis kecilnya tadi. Ia mencoba menghormati pilihan Erlangga yang memberikan izin pada Eveline untuk bersama Ane dengan tidak memberikan batasan apa pun. Ia cukup tahu diri. Saat ini Mayang sedang menemani Ane di kamarnya, memeluknya erat. Gadis kecil itu sudah berganti pakaian di apartemen Eveline sebelum diantar pulang, terlihat lelah dan gembira di saat bersamaan. Mayang menghela napasnya pelan seraya menepuk punggung Ane agar segera terlelap. Berjauhan selama beberapa jam saja ia sudah sangat merindukan Ane. “Mama Eveline kasih Ane

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN