melamun

600 Kata
setiap siswa dengan teman sekelompoknya mulai berbaur dan memikirkan tentang apa yang akan dinyanyikan dan bagaimana penampilan untuk ujian mid tersebut. dan juga Qonita dan Varen terlihat intens membahas tentang penampilan mereka. "kira-kira apa ya lagu yang akan dinyanyikan pada ujian ini??mana ujiannya yang nilai bukan bu guru aja tapi orang lain juga??gimana kalau malu-maluin nanti?? batin Qonita setiap ujian musik akan dipentaskan didepan sekolah. jadi siswa yang mengikuti kelas musik memang benar yang berminat dalam kelas tersebut. Hal itu dilakukan supaya melatih rasa percaya diri siswa mengasah bakat mereka. makanya sekolah ini merupakan sekolah terbaik yang merupakan milik keluarga Aditama. dan hal itu yang membuat Varen mudah untuk masuk dan sekelas dengan Qonita. "sibuk amat?? lagi ngapain sih, tanya Varen. "lagi nyari judul lagu yang pas buat kita bawakan nanti, balas Qonita. "tumben ni anak nggak jutek, biasanya gue ngajak ngomong pasti balasnya cuek atau nggak ngegas,, ni tumben aja langsung dijawab baik pula, batin Varen. "eh menurut lo lagu apa ya yang haru kita bawakan ujian ni?? tanya Qonita "lagu Westlife ft Diana Ross "When you tell me that you love me" usul Varen "ok coba gue searching ya di youtobe gimana lagunya, ucap Qonita. siapa tadi teman duetnya westlife??tanya Qonita "Diana Ross, balas Varen. eh tanggal berapa kita ujiannya?? tanya Varen "mungkin sekitar tanggal 13 atau nggak 14 bulan besok, why?? ucap Qonita "nggak da, bukan urusan lo juga, Balas Varen "yeee...ditanya baik-baik malah ngegas,,cecar Qonita "gue persiapin judul dan liriknya dulu ya, entar baru dikasih ke bu monic, ucap Qonita "ni anak kesambet apaan ya??gue fikir dia bakalan berdebat dengan gue soal lagu apa yang mau dibawain,,ternyata dugaan gue salah,,malah nerima aja,,padahal gue suka dia yang selalu jutek dan mau berdebat dengan gue batin Varen "lo kenapa sih??kog tumben lo nggak mau ribut sama gue??gue fikir lo bakal mau ribut dengan gue soal lagu atau apalah??ni malah lo keknya diam aja nggak mau bahas apapun dengan gue, ucap Varen "...." "oi...kalo ditanya tu dijawab??ucap Varen "...." "yaudah gue cabut,,males gue kalo gini, ucap Varen Varen pun pergi meninggalkan Qonita yang biasa aja,,tanpa menahan Varen keluar,,karena yang difikirannya adalah chat dari sang ayah barusan,,bikin dia bingung dan nggak tau apa yang harus dia lakukan. "gue knp sih??harusnya dia marah atau jutek gitu ke gue,,tapi kog malah biasa aja,heran banget gue,,apa jangan-jangan dia sakit lagi? varen jalan ke arah kantin karena dia nggak habis fikir dengan sikap Qonita kepadanya dikelas tadi. "gue butuh yang seger-seger nih buat ngademin kepala gue dan hati gue yang aneh aja dari tadi. bu pesan mpek-mpek ya 1 porsi,,minumnya tropical alato (semacam minuman bersoda) "mpek-mpek 1 porsi dan minum nya tropical alato total 45 ribu bayarnya scan aja ya pesanan nya nanti diantar ke meja" "oke bu,sudah saya bayar ya" begitulah gue sama orang baru yang lebih tua ucapan gue akan sopan bila orang tersebut baik tapi jika jahat gue lebih jahat. sambil menunggu pesanan gue datang,,gue membuka Ipad dan melihat perkembangan perusahaan yang gue pimpin dan juga perusahaan cabang lainnya,karena bokap gue mewarisi perusahaan nya ke gue dsn walaupun gue masih SMA dan kata orang masih nggak tau apa-apa tapi gue sangat devil dalam hal mengurus perusahaan. jika ada orang yang mengganggu rencana gue, akan gue hancurkan perusahaan nya. telepon gue berdering "...." "perusahaan exel..???" "....." "apa katamu.???" "....." "oke....kirimkan ke gue keseluruhan data tentang perusahaan exel. gue akan hancurkan perusahaan tersebut. gue tunggu sampe besok pagi" "...." gue menahan marah dengan telepon barusan. gadis yang gue kejar mau jatuh ke tangan pewaris perusahaan exel. gue nggak tau kenapa bisa dia berusaha merebut Qonita dari gue. akan gue pastikan dia menyesali perbuatannya.
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN