EXTRA CHAPTER 4

2934 Kata

“Kak! Kakak yang benar aja, dong! Masa aku disuruh pulang sama si beruang kutub ini, sih?!”             Protes yang dilayangkan oleh Jingga tidak ditanggapi oleh Senja. Cowok itu hanya sibuk memberikan tatapan tajamnya untuk Badai yang merasa canggung di tempatnya. Dia tidak pernah ingin terjadi keributan di mana pun, apalagi jika penyebab utamanya adalah dirinya. Memang dirinya adalah cowok yang suka berbuat onar, nakal, senang me-prank teman-temannya, tapi, Badai tidak pernah membuat masalah dengan orang lain, apalagi dengan yang lebih tua darinya.             “Siapa juga yang mau pulang bareng sama makhluk cerewet kayak situ?” sahut Enrico. Cowok itu mendengus dan bersedekap. “Kak Nish, Kakak mending pulang aja sama aku kalau kak Senja nggak bisa antarin Kakak pulang. Ngapain sih paka

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN