“Aurora kemana?” tanya Astrid yang sudah kembali dari Dance session tadi. Matanya mencari Aurora yang menghilang dari pandangannya. Kutatap jam tanganku menghitung berapa lama gadisku itu di Toilet. 15 menit. Apa wanita memerlukan waktu yang begitu lama hanya untuk buang air kecil. “Tadi bilangnya pamit...” “Jangan billang Ora pergi ke Toilet?” tanya Miapanik membuatku menatap padanya “K-kenapa?” tanyaku mulai gugup. Mata Mia tercekat saat melihat ke arah lorong menuju toilet. Kuarahkan pandanganku melihat Melvy baru saja berjalan dari lorong itu dengan raut senang. Mataku beralih mencari keberadaan Erick diantara kerumunan orang. “s**t!” dengan cepat aku berlari menuju Melvy lalu menarik tubuhnya hingga dia tersentak. Brakk Kuhempaskan tubuh Penyihir ini kencang sehingga terdenga

