18

1104 Kata

18 Di luar sana, matahari bersinar keemasan dengan cemerlang. Di dapur, Flora berjibaku menyiapkan hidangan lezat untuk makan malam. Beberapa hari berlalu dengan perasaan Flora yang berbunga-bunga. Percintaan panas demi percintaan panas mewarnai harinya. Benar Arion tidak bisa bersikap manis apalagi romantis, tapi ciuman dan cumbuan pria itu mampu menggetarkan jiwa. Meluluh-lantakkan hati. Flora terperangkap dalam badai asmara. Ya. Bilang saja ia wanita bodoh, maka Flora tidak akan menyangkal. Ia memang bodoh, bukan? Arion tidak menjelaskan apa pun. Satu pernyataan : “Aku lelaki sejati. Aku memegang teguh janjiku! Parfum itu bukan apa-apa.”,  mampu membuat Flora memercayainya. Sementara itu, tentang perintah sang ibu mertua agar ia meninggalkan Arion, dengan sangat terpaksa Flora abaik

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN