Impoten 32

998 Kata

Enjoy Reading. *** "Trima kasih sudah mengantarku." Ella menoleh kearah Kevin yang terlihat nelangsa. "Kevin?" Kevin tersenyum dengan terpaksa lalu menggenggam tangan Ella dengan sedih. "Aku akan selalu ada untukmu. Jika suatu saat kamu berubah pikiran." "Kevin ...! Maafkan aku. Aku benar-benar tidak bisa." Ella melepas tangan Kevin. "Aku tahu, tapi jika dia menyakitimu. Ada aku yang siap mengobati. Aku selalu mencintaimu. Kapanpun kamu butuh, hubungi saja aku." Kevin memeluk Ella penuh perasan. "Trima kasih." Ella benar-benar tidak mengira Kevin akan menerima pernikahan dirinya dengan Jovan dengan lapang d**a. Tidak menyalahkan dirinya yang pergi begitu saja. Dan tetap mau berteman dengannya. Ella semakin merasa tidak enak dan bersalah pada Kevin. "Masuklah, nanti suamimu khawa

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN