Impoten 36

1359 Kata

Enjoy Reading *** "KELUARRRR." Jovan hampir terantuk dasbor saat Javier tiba-tiba mengerem mendadak. "Kenapa sih Jav?" Jovan keluar dari mobil sesuai permintaan Javier. Mereka ada di pinggir jalan yang sepi. "Apa Ella ...." Duakkhhk. Belum selesai Jovan bicara satu bogem melesat mengenai hidungnya hingga berdarah. "Kenapa kamu memukulku?"  tanya Jovan bingung sambil memegang hidung mancungnya. Semoga saja tidak patah, batinnya. Bukannya menjawab Javier malah kembali memukul Jovan kali ini tepat mengenai wajah tampannya. "s**t, Lo kenapa sih Jav." Jovan berusaha menangkis pukulan Javier yang bukan berhenti tapi malah terus memberondong dirinya. "Ini buat kebodohanmu." Satu tendangan mengenai perut Jovan. "Ini untuk kesalahanmu." Pipi Jovan terkena sikutan Javier. "Ini, karena

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN