Daniel mematikan panggilan pada ponsel dan menurunkan tangannya. Ia kemudian menghela napas panjang yang terdengar jengah dan lelah di telinga Jessi. Gadis itu sedang duduk di meja makan bersama Emma, meminum secangkir teh hangat yang sengaja dibuat sang ibu untuk putrinya agar tak lagi merasa cemas. Namun tiba-tiba, suara dering yang berasal dari ponsel milik Daniel berbunyi dan semua perhatian pun tertuju kepada pria itu. Dari ekspresi yang muncul, Jessi mulai menebak-nebak situasi apa yang sebenarnya sedang terjadi. Namun gadis berambut kecokelatan itu tahu, yang sedang terjadi di hadapannya saat ini bukanlah sesuatu yang baik. Daniel pun berjalan menghampiri Jessi dan Emma yang masih duduk di meja makan. Meski Emma telah membuatkan teh terbaik untuk mereka bertiga, suasana ya

