Sirene ambulans yang terus bergaung memekik telinga Jessi yang kini duduk di dalam mobilnya. Sang ayah, Daniel, duduk dengan wajah sedih di balik kemudinya. Sementara Jessi duduk di jok belakang, memerhatikan beberapa mobil polisi dan ambulans yang terparkir di halaman depan rumah Alexander. Terlihat juga beberapa orang yang berkerumun di sekitar garis polisi. Dari wajah dan bagaimana mereka saling berinteraksi, Jessi lantas bisa menarik kesimpulan bahwa orang-orang ini adalah tetangga yang berada di komplek perumahan terdekat. Mereka pasti mengenal keluarga Alex dan ikut syok dengan ditemukannya anak laki-laki itu dalam keadaan tewas. "Bunuh diri? Mereka pasti sedang melucu," gumam Jessi. Ia mendengus kesal dan memainkan jarinya di atas rok seragamnya. Gadis itu bahkan belum semp

