Bab 64

1121 Kata

LANGIT kelabu menyambut indera penglihatan Jessi. Langkah kakinya terhenti begitu ujung flatshoes abu-abu itu menginjak pekarangan makam di antara kuburan-kuburan lain. Batu nisan bertuliskan nama seseorang yang tak asing seolah menyapa dengan hangat. Seperti teman lama yang sudah lama tak berjumpa, Jessi merasa seluruh tubuhnya gemetar di depan gundukan tanah berhias taburan bunga di hadapannya.   Jessi tersenyum, seolah sang pemilik nama yang tertulis di atas makam masih ada di sana, di dunia yang sama. Sebelum kemudian tangan kurus berbalut gelang suede berwarna abu-abu itu terulur, meletakkan sebuket bunga lily putih yang dihias pita berwarna senada pada bagian luarnya. Gadis itu merendah untuk bisa menyimpan bunga, menyandarkannya di atas batu nisan. Lalu Jessi meraba permukaannya,

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN