"Apa yang kau lakukan di sini, Jessi?" Suara nyaring milik seseorang berhasil mengusik Jessi. Membuatnya buru-buru melipat kertas berisi pesan dari sahabatnya itu dan memasukannya kembali ke dalam loker. Entah menyadarinya atau tidak, gerakan Jessi yang sibuk mengunci pintu loker pun tampak sangat jelas memberi kesan tergesa-gesa. Ia tidak ingin Diana yang kini berdiri di dekatnya mengetahui apapun. Mengingat dirinya masuk ke dalam deretan orang-orang yang dicurigai oleh Jessi. "Memeriksa sesuatu," kata Jessi, lantas berbalik dan kini berhadapan dengan Diana. "Ada buku yang tertinggal." Raut wajahnya menunjukkan ketidakyakinan. Ia mengernyitkan kening dan tersenyum tipis. Ekspresi yang sangat terlihat dipaksakan. "Well, kalau begitu." Diana mengibas tangannya di udara, berusaha terli

