Bab 44

2455 Kata

Jessi terbangun dari tidurnya dan menyadari bahwa ia telah terlambat lima belas menit dari waktu bangun biasanya. Gadis dengan piyama biru kesukaannya itu pun segera beranjak dari kasur, membereskan selimut serta bantalnya yang tak begitu berantakan dan berjalan menuju kamar mandi di dalam kamarnya. Aroma roti yang dibakar dengan selai kacang di atasnya tercium sampai ke lantai dua. Tepat pada koridor rumah tempat Jessi hendak membersihkan dirinya. Ia tahu Mom selalu menyiapkan roti akhir-akhir ini daripada salad atau pasta. Jessi juga sudah lama tidak menikmati nasi buatan Mom karena sepertinya wanita dengan baju tidur merah mudanya itu sedang kelelahan belakangan ini. Setelah selesai dengan aktivitas mandi, Jessi pun segera menuruni tangga menuju dapur karena waktunya tak banyak. Dad

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN