Bab 32. Syarat Untuk Hans

1161 Kata

Pagi itu, sinar matahari sudah menembus tirai tipis kamar ketika Vivian keluar dengan langkah cepat. Rambutnya masih sedikit basah karena baru saja selesai mengeringkan diri, wangi parfum lembutnya menempel di udara. Ia mengenakan blouse biru pastel dipadukan dengan celana bahan berwarna krem, sederhana namun tetap anggun. Tangannya membawa tas kerja, seakan sudah siap menutup pintu rumah tanpa menoleh sedikit pun ke arah dalam. Namun langkahnya terhenti begitu Hans tiba-tiba muncul dari ruang tamu. Pria itu bergerak mendekat, lalu tangannya terulur menahan pergelangan Vivian. “Kita pergi bareng,” ucap Hans, suaranya dalam tapi tenang, seolah menahan sesuatu di balik tatapannya. Vivian spontan menoleh, wajahnya sudah penuh penolakan bahkan sebelum bibirnya bergerak. Ia menepis tangan Ha

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN