Mengalah

1295 Kata

Nesya menekan bel rumah berulangkali sembari menunggu,Adit berdiri tepat di belakang perempuan itu dengan hati yang tidak baik. Tidak sampai Lima menit,pintu di buka oleh wanita separuh baya dengan baju daster khas rumahan. " Eh non Anes dan den Adit,ayo masuk." Sapa mbok Inah,nama asisten rumah milik orangtua Nesya. " Mbok apa kabar?" Tanya Nesya sambil berjalan masuk ke rumah,entah sudah berapa lama ia tidak menginjakkan kaki di rumah ini,terakhir kalinya saat malam pertama menjadi istri dari lelaki yang bersamanya. " Baik,Non sendiri gimana?" " Sangat terluka mbok." Nesya mendudukkan diri di sofa. " Papa dan mama mana mbok?" tanya Adit mengalihkan perbincangan yang terjadi. " setau mbok,tuan sedang melakukan perjalanan bisnis sedangkan nyonya ada di kamar,mbok panggilin ya."

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN