Rencananya Selalu Luar Biasa (dua)

788 Kata

SYIFA Langit siang ini terlihat bersisik tapi tetap menarik. Terik matahari terasa menyengat kulit siapa saja yang sedang beraktivitas outdoor. "Fa, sumpah ni ya, aku masih gak percaya kalau mama sama papa aku tu, jodohin aku secepat ini?". Ungkap Loly dengan ekspresi tidak percayanya, yang ku balas dengan senyuman. "Fa, ini serius, kasih masukan kek". Kesalnya padaku. "Loly, lo tu harusnya mikir! Orang tua lo gak mungkin mutusin hal yang penting kek gini, kalo bukan dengan alasan yang tepat dan jelas. Percaya deh, dan lagi mungkin ini udah menjadi ketentuan Allah. Kita semua harus percaya, kalau rencana Allah itu selalu luar biasa". Jelasku padanya dengan semangat. Aku ingat dulu, saat aku dinikahi mas Ridwan dengan alasan, agar ada yang menjagaku, bukan kami tidak percaya pada-Nya,

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN