Bab 27 Suara ketukan di pintu tidak membuatnya mengalihkan pandang dari layar tipisnya ke jalan masuk itu. Roger hanya membalasnya dengan sebuah perintah. "Masuklah!" Maka pintu pun terbuka. Dari baliknya Wilson muncul. Pria yang berprofesi sebagai assisten pribadi itu, langsung ke meja kebesaran seorang presiden direktur yang ada di ruangan itu. "Tuan, barusan Nona Najma mengirim pesan." "Hum. Dia bilang apa?" respon Roger tanpa menoleh pada Wilson. Tetap fokus dengan layar laptopnya. "Nona mengatakan bahwa... dia setuju untuk resign dari restoran. Dia juga bersedia untuk menempati rumah yang sudah anda sediakan untuknya." Mendengar itu, Roger langsung mengalihkan pandang dari layar di depannya ke Wilson. "Benarkah dia mengatakan itu?" Wilson mengangguk. "Benar, tuan." "Kalau begit

