Najma membisu mendengar pertanyaan Imas. Ternyata ketidak tenangan hatinya karena hal ini. Orang-orang panti sudah mengetahui perihal kehamilannya. Heran. Ini yang kini dia rasakan. Dalam waktu sehari berita kehamilannya sudah sampai ke sini. Siapa yang menyampaikannya? Apakah orang restoran? Tega sekali orang itu kepadanya. Menurutnya, jika dia tidak mengetahui kebenarannya, janganlah menyebarkan berita seenaknya. “Tentu kami tidak mempercayai berita ini begitu saja,” lanjut Imas. “Rasanya tidak mungkin kalau kamu yang sholehah ini bisa hamil tanpa suami. Kamu pasti tau kalau berzina itu adalah salah satu dosa besar. Karena itu daripada terus menjadi pikiran, akhirnya kami memutuskan untuk memanggil kamu dan menanyakan kebenaran berita ini langsung kepadamu. Jelaskan pada kami bagaimana

