Bab 20

1171 Kata

“Ya, nona. Iya. Saya akan langsung menuju ke sana,” ucap Wilson dengan ponsel di dekat telinga. Dia lalu beranjak dari duduknya dan melangkah keluar ruangan. Tak lama kemudian, dia sudah sampai di kafe tempatnya berjanjian dengan Najma karena letak kafe tidak jauh dari perusahaan. “Mengapa harus di kafe ini, nona?” tanya Wilson ketika sudah berhadapan dengan Najma. “Jauh lho dari tempat kerja nona. Kenapa tidak di kafe yang dekat-dekat tempat nona kerja?” “Aku sengaja mengambil kafe ini agar tidak ada teman kerjaku yang melihat kita ketemuan. Beberapa dari mereka sepertinya pernah melihat kita dan kemudian jadi berpikir yang negatif.” Wilson menelengkan kepalanya mendengar penjelasan Najma. “Kenapa mereka harus berpikir negatif hanya karena nona bersama saya? Tidak masuk akal. Nona ka

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN