Bab 23

1152 Kata

Bab 23 “Apa? Senang? Anda tidak ada niat untuk melenyapkannya?” Pertanyaan-pertanyaan yang sontak membuat Roger menaikkan kedua alis. "Melenyapkannya? Pertanyaan macam apa ini, Naj? Apa di matamu aku seburuk itu hingga tega melenyapkan anak sendiri?" "Barangkali saja." Najma mengalihkan pandang ke luar jendela. Ada banyak aktivitas yang dilakukan orang-orang di luar sana. Tapi pandangan tak tertuju kepada orang-orang itu. Pandangannya terlihat samar. "Karena bayi ini bersemayam dalam rahim wanita yang tidak anda kehendaki." Roger membisu. "Anda bilang tadi, anda senang karena akan punya anak?" Najma bertanya, tapi pandangan tetap mengarah ke luar. Belum Roger menjawab, kedua bibir tipisnya kembali mengeluarkan suara. "Kalau memang senang, saat dia dilahirkan kelak, anda akan mengakui

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN