Kamar akhirnya dibuka. Dilakukan oleh Pak Fuad dengan tampang kusut khas orang baru bangun tidur. Terlihat di sana Bu Rahma juga sudah tidur nyenyak dengan mulut terbuka, dan dengkuran kecil. Oh, ternyata jadi benar bahwa kedua orang tuanya sudah tidur nyenyak. Mereka tidur lebih awal. Bukannya sedang ehem-ehem, dalam usaha membuat adik untuk Zona. "Ada berita yang sudah bapak tunggu-tunggu!" ucap Sora. Pak Fuad masih setengah sadar. Nyawanya belum terkumpul semua. "Hah? Nunggu berita apaan, Sora?" Suara Pak Fuad serak dan parau, khas orang baru bangun tidur. "Berita yang udah bapa tunggu ... dari Samran." Sora pun bicaranya pelan-pelan, tidak berani terlalu langsung pada intinya. Sadar bahwa ayahnya masih baru bangun tidur. Pasti sulit mencari koneksi. Mendengar nama Samran disebut,

