Kurir Amplop Pamit

1627 Kata

Dan satu per satu, semua orang yang dipanggil oleh Mas Khairul tadi semuanya muncul. Ada ayah dan ibunya, dan pastinya ada juga Mbak Astri. "Lho, Sora ... Mas Samran ... dari mana tadi?" Mbak Astri tampak sangat terkejut begitu tahu yang datang adalah Sora dan Samran. Begitu tahu, jika sebab suaminya memanggil tadi adalah karena kedatangan dua orang ini. Selain terkejut, Mbak Astri juga tersenyum-senyum. Tentu saja. Karena salah satu orang yang memprakarsai Sora untuk mengantarkan ia ke Pare, adalah Mbak Astri juga -- dan juga Mbak Septin. Dan ternyata, tak lama kemudian, itu benar-benar menjadi realita seperti sekarang ini. Mbak Astri menjabat tangan Sora dan Samran secara bergantian. "Dadi rumah mbak Astri. Mau ke pondoknya Romi tuh. Ternyata pas udah sampai pondok, dapat kabar kal

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN