Sampai rumah, Sora baru berani membuka pesan dari Samran. Betapa leganya, ternyata Samran tidak mengirimkan pesan yang Sora takuti. Hanya pesan khas Samran, seperti biasanya. Jujur, jika bicara lewat chat seperti ini, Samran itu orangnya agak membosankan. Dan kadang juga agak telat dalam membalas pesan Sora kembali. Tapi kalau dipikir-pikir, justru itu lah yang Sora inginkan selama ini. Yaitu, memiliki pasangan yang tidak ribet, sebenarnya perhatian, tapi tidak harus 24 / 7 menanyakan sedang apa. Sehingga Sora tetap memiliki ruang dan waktu untuk dirinya sendiri. Tidak spaneng karena harus berusaha menjawab pesan pasangannya tepat waktu. Samran selama ini tak pernah keberatan meski Sora sering telat membalas. Samran tetap begitu baik padanya. Tapi di saat bersamaan Sora juga takut. Jan

