“Bagus banget, ya,” sahut Alan ketika Reya baru saja masuk ke dalam rumah. “Ciuman sama selingkuhan di depan suami, ‘gimana rasanya?” sindir Alan, tatapannya tampak berkilat tajam memandang Reya lekat. “Mas ....” Reya terlihat bergerak mundur saat Alan mulai melangkah maju mendekatinya, pria itu berusaha mengikis jarak antara dirinya dan sang istri. “Mas, aku enggak ciuman sama Sean,” kata Reya, berusaha menjelaskan di tengah-tengah rasa takutnya. “Mas salah lihat, Mas Alan salah paham,” lanjutnya. “Enggak ciuman? Salah lihat? Kamu pikir suami kamu ini buta?” tukas Alan, kini ia berhasil menyudutkan Reya pada dinding yang membuat perempuan itu tak dapat lagi bergerak menghindarinya. “Sean cuma cium pipi aku, Mas. Pipi bukan bibir. Jadi, aku sama dia enggak—” “Cuma?!” se

