Puzzle

1100 Kata

“Mas enggak marah, ‘kan?” tanya Reya, menatap suaminya lekat, memastikan tak ada sorot kecewa yang tersirat di mata pria itu.   Alan hanya diam. Pria itu kemudian bergerak turun dari atas ranjang tanpa berkata sepatah kata apa pun.   “Mas, jangan diemin aku lagi dong, Mas. Aku minta maaf,” rengek Reya sembari menarik lengan Alan dan mengguncangnya pelan. “Kalau aku enggak halangan aja, aku enggak akan larang kamu buat sentuh aku,” imbuh Reya.   Alan mengembuskan napasnya pelan. Pria itu kemudian menatap istrinya dengan raut murungnya.   “Aku enggak marah,” ucap Alan. “Aku haus, mau minum. Kamu mending benerin dulu baju kamu itu,” lanjutnya sembari memandang bagian tubuh Reya yang masih terekspos jelas.   Reya langsung menuruti perkataan suaminya itu. Dengan cepat ia menarik selim

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN