Penyesalan

1137 Kata

“Mau lanjutin di kamar?” bisik Alan. Reya tersenyum, kemudian kepalanya mengangguk pelan. Sebuah anggukan yang mengundang kesenangan di hati Alan. Tanpa menunggu lama lagi, Alan langsung menggendong tubuh Reya ala bridal style, pria itu menaiki satu demi satu anak tangga menuju kamarnya. Sesampainya di dalam kamar, Alan merebahkan tubuh istrinya ke atas ranjang. Pria itu kemudian membuka kaosnya cepat. Lalu, ia melemparkan kaos tersebut ke sembarang tempat. Setelah melepasnya, Alan kembali fokus pada sang istri, ia naik ke atas tubuh Reya, menguasai tubuh itu sepenuhnya. “Besok pagi kamu enggak ada jadwal mata kuliah, ‘kan?” tanya Alan sembari mengusap pipi istrinya itu lembut. “Ada,” jawab Reya. “Mata kuliah pertama ‘kan Mas dosennya,” terangnya. “Aku?” “Iya," jawab Reya sembari me

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN