32. Hormon Wanita

1291 Kata

Berdiri di depan meja kerja Daniel. Helva membacakan jadwal untuk beberapa hari ke depan. Ada banyak hal yang harus Daniel lakukan, menghadiahi rapat, makan malam atau siang dengan klien. Tapi selama itu tidak ada dinas keluar kota. “Satu hal lagi. Di akhir minggu ini, undangan keluargamu berlaku. Jadi Anda harus datang menghadiri. Saya harus memastikan Anda datang, Direktur,” ujar Helva menyampaikan. “Cih! Ini pasti ulah Risty, ya?” Helva diam saja, membiarkan Daniel mengomel. “Itu saja jadwal untuk satu minggu ini. Selain itu, Nyonya besar juga sudah berpesan agar Anda datang tepat waktu. Itu saja, sekian.” Helva menutup laporan saat itu juga. “Kau marah?” Suara Daniel menginterupsi. Helva mendongak, menatap mata itu dalam remang. “Untuk apa? Tidak. Kau begitu, saya permisi

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN