Pak Dadang masih terdiam dalam duduknya, dan masih memandang tirai jendela yang sempat bergeser, Pak Dadang mencoba berpikir positif, namun pandangan nya tidak bisa di bohongi mengenai sosok yang berada di depan pintu Pak Yaya. “ Ada apa lagi ini, Sudah sejak lama Aku tidak pernah melihat sosok – sosok yang asing lagi, tapi kini kenapa mulai ada kembali.” Ujar Pak Dadang dalam hati. Pak Dadang beranjak dari duduknya, Berjalan perlahan menghampiri Kamar Ki Amin, terlihat Ki Amin tengah lelap dalam tidurnya, kondisinya yang semakin baik membuat Pak Dadang tenang , perlahan kembali di tutupnya pintu kamar Ki Amin. “ Pak, Kenapa malam sekali pulangnya?” Tanya Bu Eni. “ Ibu..., Kenapa Belum tidur?” Tanya Pak Dadang. “ Ibu Menunggu Bapak!, Tadi sempat ada yang mengetuk pintu, Tapi pas Ibu B

