64. Ikatan Tersendiri

1633 Kata

Waktu terasa seabad lamanya hingga Reeval tidak bisa untuk tidak bernapas lega kala langkah kaki lebarnya keluar dari kamar kecil dengan sedikit terburu-buru. Pria bernetra sehitam jelaga itu memilih untuk tidak menetap di dalam gubuk, alih-alih ke luar dan menghirup udara segar. Ia biarkan gadisnya yang nakal tertawa gembira di dalam tempat persinggahannya sambil siap-siap. Di tengah-tengah itu, pintu dari gubuk kedua paling kiri tiba-tiba tersingkap. Suara derit dari pintu tersebut mengalihkan atensi Reeval pada detik itu juga. Netra hitam pria itu sedikit berkabut ketika ia dan Claec berserobok. Claec sekadar mengangguk kecil sebagai tanggapan, enggan mengacuhkan tatapan tajam si kesatria pria yang pernah memberinya ultimatum. Reeval tidak berkutik, bahkan melucutkan atensi dari pria

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN