Putus? Seketika lutut Ciara bergetar. Bukan drama, kedua kakinya memang tak bisa menopang bobotnya, sehingga jatuh berlutut ketika Enrique akan berbalik. Pria itu tertegun, menoleh ke arahnya. Tatapan gadis itu kosong, dengan air mata menggenang, dan tangan yang mengepal erat cincin milik Enrique. Hati Ciara hancur berkeping-keping. Apa karena perbuatannya yang telah melanggar ini, membuat Enrique memutuskan pertunangan? Tidak, ia tidak mau putus. "Aku minta maaf," ratap Ciara, suaranya parau, ketika Enrique akan kembali berbalik dengan acuh tak acuh. "Kalau aku sudah lancang masuk ke sini. Tapi aku mohon, jangan hanya karena ini kau memutuskanku." "Apa kau tidak dengar apa yang aku ucapkan tadi?" jawab Enrique dingin, seakan ucapannya terdengar kejam menusuk hati gadis itu. "Aku

