"Enrique?" Deirdre tercengang menatap pria itu. Enrique membuka kacamata hitamnya, tersenyum manis seakan ingin menghibur kekasihnya. "Jadi, ini calon ibu mertuaku?" tanya Enrique, menoleh pada batu nisan. "Halo, Tante. Boleh saya memanggil Anda 'Mama'? Aku sudah tidak punya orangtua, mereka mencoretku dari KK." Deirdre terkekeh diam-diam, sambil memukul Enrique dan menegur selorohannya itu. Enrique juga tertawa kecil, lalu menyahut: "Serius, aku sudah bukan anak Anton Wijaya lagi. Nama belakangku juga sudah diganti." "Oya? Siapa?" tanya Deirdre bernada cemooh. Enrique melirik kembali pada batu nisan itu. "Sebentar, aku berkenalan dulu dengan calon ibu mertuaku." Ia mendeham. "Halo, Ma. Perkenalkan, nama saya Ethan Alexander Widianto. Tapi, Anda bisa memanggil saya dengan sebutan E

