Aku Lelah

1086 Kata

Langkah Anita gontai menyusuri tepian pantai. Dia menjinjing sandal merasakan pasir menggerumit di sela-sela kaki saat ombak datang dan surut. Bau anyir laut tercium hingga ke tulang hidung. Rasa lengket di pipi dan bibir karena angin laut yang membawa molekul-molekul air membuat asin terasa hingga lidah. Tatapan wanita itu menerawang jatuh ke ujung horizon. Suar dari kapal para nelayan mulai tampak satu per satu seperti kunang-kunang yang berkeliaran di malam hari. Anita ingin menangis. Sesak di dalam d**a mendesak mencari jalan keluar. Namun, air sudah tidak sudi lagi membasahi wajah tirusnya. Dia terlalu lelah. Hidup bersama Arsen membuatnya mahir melinangkan air mata. Dia terluka, tetapi torehan itu tersebab ulahnya sendiri. Dia semakin menyesali diri setelah pertemuan dengan Lintang

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN