"Kepercayaan itu seumpama kertas putih. Sekali dia tertumpah noda, selamanya tidak akan disebut putih lagi." =========== Satya menatap ke luar jendela apartemen. Kedua tangannya terkepal kuat di kedua sisi tubuhnya. Dia tidak mengira kepercayaan yang selama ini dia beri dikhianati begitu saja. Dia bukan pria yang mudah jatuh cinta, tetapi jika sudah menjatuhkan pilihan, Satya akan memperjuangkannya hingga akhir. Anika. Wanita yang dia cintai melebihi dirinya sendiri. Berkulit putih dengan fitur wajah nyaris sempurna itu memikat hatinya sejak tiga tahun yang lalu, butuh satu tahun bagi Satya untuk meyakinkan hati. Hingga kemudian dia meminta sang wanita menjadi miliknya. Tidak ada yang aneh dalam hubungan mereka, meski setahun terakhir harus menjalani hubungan jarak jauh. Kepercayaan sel

