Pagi itu, suara nyari tangisan bayi memenuhi ruangan yang sempat dipenuhi dengan ketegangan. Perasaan lega memenuhi semua penghuni di ruang bersalin. "Selamat Pak, anaknya laki-laki!" seru dokter Andri. "Terima kasih dok!" jawab Joe lega. Perasaan takut yang tadi sempat menghinggapinya telah menghilang. Digantikan dengan perasaan bahagia seorang ayah yang baru saja melihat putranya lahir ke dunia. "Bagaimana keadaanmu?" tanya Joe penuh khawatir pada Rose yang tampak lelah setelah melahirkan putra mereka. Tangannya yang terus menggenggam tangan Rose. Seolah-olah hendak menyalurkan kekuatan pada istrinya itu. "Lelah..." bisiknya tanpa suara. "Beristirahatlah. Anak kita sudah lahir dengan selamat." Joe memajukan wajahnya lalu mengecup kening Rose cukup lama dari biasanya. "Terima kasih

