22

842 Kata

Saat itulah Rose merasakan langit runtuh di atas kepalanya. Begitu mengejutkan sekaligus menakutkan. Itulah yang sedang dirasakannya saat ini. Tanpa sadar dompet yang berada genggamannya jatuh ke lantai. Menyadarkan mereka dari suasana yang seakan membeku untuk sesaat. Dihadapannya Glenn membungkuk dan mengambil dompet putih milik Rose. Kemudian kembali menegakkan tubuhnya dan mengulurkan dompet tersebut kepada Rose. Rose yang masih dilanda beragam macam perasaan antara takut, gelisah dan terkejut hanya bisa terdiam dan meraih dompetnya. Lalu berusaha fokus pada tujuan awalnya. Semua akan baik-baik saja, ucapnya berulang kali dalam hati. "Terima kasih telah berbelanja di toko kami," ujar sang kasir ramah. Rose berusaha membalas senyuman kasir tersebut namun usahanya gagal. Detik beri

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN