31. Nduk, Bagaimana?

1167 Kata

“Iya kan, Iv? Diam-diam kamu menjalin hubungan dengan pria ini?” cecar Yama lagi. Ivone tertawa. “Omong kosong apa ini? Jangan asal menuduh! Bukannya kamu yang selalu menolak saat kuajak serius, hah? Bukankah kita sudah berakhir?” “Ya, dan aku baru sadar sekarang. Mungkin kamu mengajak putus karena pria ini. Karena dia! Dan mengajakku menikah hanya karena alasan ingin putus saja!” “Hey! Jangan playing victim!” Sam maju. Ia berdiri di depan Ivone dan Kusnul. “Jangan jadi banc1 yang hanya berani melawan perempuan. Hadapi saya. Lawanmu sesungguhnya.” “Cih!” Yama berdecih. Hampir saja ia mencekal kerah kemeja Sam kalau sana Kusnul tidak menghentikan. “Sudah cukup!” pekik Kusnul. “Sekarang duduk semua! Ini rumah saya, jadi yang tidak mau menuruti perintah saya, lebih baik pergi!” Yama d

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN