Happy reading .... . . . Al mengakhiri perbincangan dengan teman-temannya dan bermaksud kembali menemani sang istri di pelaminan yang bertabur bunga-bunga indah dan didominasi dengan warna putih. Akan tetapi, ketika irisnya tertuju pada panggung yang hari itu merupakan miliknya seutuhnya, pandangannya tak berhasil menangkap sosok yang sesaat tadi telah sukses merubah status dirinya menjadi seorang suami. Tanpa perlu berpikir yang tidak-tidak, Al tetap berjalan ke tempat tersebut. Bertanya pada sang mertua pun, rupanya lelaki itu tengah sibuk berbincang dengan kakeknya. Sehingga tak menyadari jika sang putri meninggalkan singgasana. "Mungkin ke ruang make up, Sayang," tebak sang mama, memaklumi kegusaran Alindra. Beberapa menit menanti dalam resah, Al pun memutuskan menyusul sang is

