Part 31

1776 Kata

“Aku... apa boleh aku bertemu dengan Mas Toni dulu?”  Alvaro yang mendengarnya sontak terdiam, menyandarkan kepalanya ke jok mobil perlahan sambil tersenyum pedih. “Kamu masih mencintai suami kamu, Mei?” tanyanya sambil menatap ke arah depan. “Enggak, Al,” jawab Meira langsung. “Aku cuman mau nyelesaikan semuanya satu-satu,” ujar wanita itu lagi ikut menatap ke arah depan. Dimana mereka bisa melihat taman yang nampak sejuk di balik jendela. “Aku enggak mau kamu dicap buruk karena mendekati isteri orang,” tutur Meira. Bagaimana pun juga, Alvaro masih memiliki keluarga bukan sepertinya yang sekarang sudah sebatang kara, ia tidak mau membuat nama keluarga pria itu jadi buruk. “Jadi kamu menerima aku, Mei?” tanya Alvaro menatap ke arah wanita di sampingnya dengan pandangan tak sabar. Meir

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN