Part 49

1456 Kata

“Dok, bagaimana kondisi anak saya?” “Dokter Aksa baik-baik aja, luka-lukanya enggak terlalu parah. Beberapa jam lagi mungkin Dokter Aksa akan bangun,” jawab Dokter perempuan itu membuat Anwa baru bisa bernafas lega. “Kalo begitu, saya permisi dulu ya, Bu.” Anwa mengangguk, sedetik kemudian perempuan itu mengingat sesuatu sehingga membuatnya menahan sang Dokter yang hendak pergi. “Dok, apa yang boleh minta obat merah dan perbannya?” “Apa ibu juga terluka? Kalo terluka, biar saya langsung obati,” kata Dokter itu membuat Anwa menggeleng pelan. “Untuk suami saya, Dok. Tapi, dia enggak ada disini sekarang.” Dokter itu mengangguk, ia kemudian menyuruh Suster untuk memberikan perban dan obat merah pada Anwa.  “Terima kasih banyak, Dokter.” Anwa menatap perban dan obat merah yang sekarang

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN