Ini sudah satu bulan lebih dari pernikahannya dengan Kyle, tetapi dia sudah melewatkan banyak hari dengan hampa. Demi membantu desa mati itu, dia menggunakan seluruh tenaga dan kemampuan matanya. Tidak disangka tenaganya habis dan dia tidak sadarkan diri. Walau sudah terhindar dari masa kritis, pelayan dan tabib masih sering memperlakukan dirinya seperti pasien. Ellena bukannya tidak suka, tetapi tiap pergerakan dirinya pun terhambat. Terutama dia sudah kehilangan banyak waktu untuk mengawasi hujan. Jika selama dirinya pingsan tidak ada satu pun hujan turun, maka percuma saja. . “Yang Mulia, Anda masih harus beristirahat,” ujar seorang pelayan yang membawa nampan. Ellena bahkan tidak beranjak dari kasur, tetapi dirinya tetap dimarahi. Para pekerja di istana ini diperlakukan bagaimana si

