Bab 39

1025 Kata

Kyle berlari menghampiri para prajurit tersebut. Dia menarik pedang yang disembunyikan di balik jubahnya. Tanpa ragu dia membuka tudung jubahnya, lalu melukai kuda yang membawa gerobak tersebut. “BERHENTI!” Teriakan kencang itu membuat semua orang di sekitarnya pun menoleh. Kyle tidak ingin memancing keributan, tetapi membawa pasokan air di luar jadwal adalah kejahatan. Terlebih dia tahu ke mana pasokan air itu dibawa. Dengan pedang tajam yang digenggamnya, Kyle membuat para prajurit takut. Tiap-tiap prajurit yang ada di sekitarnya pun mulai mendekati dan memberi hormat. Tidak ada yang lebih tegang dibandingkan kedua prajurit di hadapannya. Tentu Kyle tidak akan membiarkan kedua orang itu lolos begitu saja. “Hormat kami pada Yang Mulia Raja Kyle!” ucap prajurit serentak dan tidak b

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN